Antara Riyadh-Buraidah

August 5, 2009 at 12:09 pm 2 comments

gurunKetemu lagi… Ini masih menyangkut tentang sesuatu yang baru pertama kali… Maklum…semua orang pasti merasakan, bahwa sesuatu yang baru itu seringnya berkesan di hati…ya khan…:), lanjuuuuuuuttt………

Kami tiba di bandara Riyadh tepat saat maghrib menjelang, pukul 7 malam waktu setempat. Sembilan jam melayang di udara, membuat kesadaranku juga rada melayang. “Dimana aku sekarang? Main kok jauh sekali??!!Ohh…ternyata aku sudah di negeri orang, dikelilingi padang pasir seperti tak bertepi…”

Setelah menyelesaikan urusan administrasi di bandara, akhirnya kami menuju ke rumah salah seorang teman di sana untuk bermalam, sebelum melanjutkan perjalanan ke Buraidah, daerah tujuan kami.

sandstormDebu padang pasir menyambut kedatangan pertamaku di negeri ini. Nyesek banget di hidung, gak kuat rasanya. Kata ustadz Eko, teman suami, seminggu yang lalu bahkan Riyadh dilanda oleh badai debu (sandstorm). Warnanya oranye kemerahan, menutup jarak pandang. Orang-orang ketakutan, menyangkanya mungkin ini kiamat.

Paginya, kami melanjutkan perjalanan ke Buraidah dengan naik bus. Wah…terminal busnya mirip bandara saja…canggih euy!! Akhirnya…perjalanan darat ke Buraidah dimulai! Siap pasang mata nich….Walau sepet juga mata ini belum terbayarkan dengan tidur semalam, tapi acara lihat pemandangan di luar tetep jalan.

Sempat aku berpikir, “Ahh…Riyadh ternyata mah kayak gini-gini aja! Apa menariknya? Padang pasir melulu dan bangunan yang gak berbentuk…”. Ternyata di kemudian hari, setelah aku jalan-jalan ke Riyadh, kota ini memang pantas jadi sebuah ibukota negara. Pasalnya memang jalan yang kulewati menuju Buraidah mungkin pinggir kotanya Riyadh, jadi gak ada yang istimewa, kembali pada pakemnya,…padang pasir.

escarpmentSepanjang jalan, pemandangan yang kulihat adalah padang pasir, nyaris gak ada penghuninya, lengang, sepi… Gersang kurasakan, sambil kurenungi, gimana kehidupan pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dulu. Setiap kutemui sepetak kebun kurma, dengan rumah kotak di sebelahnya, aku merasakan nuansa kehidupan ada di sana. Ahh…aku jadi kangen sama Indonesia. Tapi yang kukagumi dari negara ini adalah, di tengah luas dan gersangnya padang pasir yang seolah tak bertepi ini, jalan rayanya mulus membentang, menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya, gak ada kemacetan (kecuali di pusat kotanya).

Empat jam perjalanan kutempuh dengan diiringi perasaan ada di dunia lain (soalnya sepi banget sih…), akhirnya kujumpai tanda-tanda kehidupan, dengan kulihatnya sebuah bangunan megah, yang ternyata itu adalah bangunan Al Qaseem University. Nie dia baru namanya kehidupan…:)  Kami memasuki ibu kota provinsi Al Qasim, Buraidah. Pikiran menjadi segar, mata jadi fresh lagi buat dipasang ‘tuk lihat pemandangan. Satu per satu kulihat bangunan rumah dan pertokoan, tapi tetep ada tapinya…yaitu, jarang kulihat orang di siang hari begini (pada kemana tuh penduduk kota ini?)

Akhirnya semakin masuk ke dalam kota, orang-orang yang kulihat semakin banyak, tapi tetep ada tapinya yaitu, hampir semuanya kaum laki-laki! Hanya satu dua orang wanita yang kulihat. Tapi tinggalkan saja dulu, yang penting kami sudah sampai ke tempat tujuan dengan selamat, alhamdulillaah…

Dengan diantar oleh seorang teman, kami menuju rumah salah seorang teman pula yang telah siap menyambut kedatangan kami, yaitu keluarga Abu Farhah, satu keluarga dari Aceh yang sangat ramah dan baik hati.

(Terimakasihku pada keluarga Ustadz Eko Hariyanto dan Keluarga Abu Farhah atas sambutan dan keramahannya, Jazaakumullahu khairan katsiran… )

Entry filed under: kisahku di saudi. Tags: .

I’m Flying… Umrah Pertamaku (Part 1)

2 Comments Add your own

  • 1. Triunt  |  January 29, 2010 at 9:56 pm

    wah pertamax disini😆
    4 jam, berarti nggak terlalu jauh ya mbak.
    Jadi bersyukur nih hidup di Indonesia😀

    ternyata panas disini tidak seberapa ya…

    iya yunt…. makasih kau yg pertama, karena ini postingan awal2ku dulu…🙂

    Reply
  • 2. yomamunir  |  September 6, 2014 at 12:56 pm

    ngapain ke sana kak…belajar yach???

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

August 2009
M T W T F S S
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,960,791 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Kalo ini buat kajian tahfizh tahsin pagi ini.
#milkypudding #pudingsutrabuah #pudingbuah #fruitpudding #dessert #jumatbarokah #blessedfriday #instapic Milky silky pudding fruit buat pagi ini.. #pudding #pudingsusu #pudingbuah #dessert #cucimulut #seger #enyakenyak #fresh #fruit

%d bloggers like this: