Ketika Mereka Kenal Facebook

September 14, 2009 at 3:37 pm 8 comments

Perasaan belum ada setahun ini aku denger tentang facebook. Waktu itu ada salah satu stasiun TV swasta yang menyiarkan berita tentang demam facebook di ibukota. Saat itu, aku sih masih cuek-cuek saja, gak peduli, tenggelam bersama rutinitas mendidik dan mengajar di sekolah, dari pagi sampe sore, dari senin sampe sabtu. Paling cuma nanya ke om google, apaan sih facebook itu?? Jawaban dari om google-pun masih belum mampu menembus ruang penalaran dan penasaranku. Cuek…

Sekarang ketika aji mumpung melingkupi atmosfer kehidupanku: mumpung lagi mesra sama internet, mumpung ga banyak kerjaan, mumpung punya banyak waktu luang…, iseng-iseng aku coba daftar facebook ( kayak aaapa seeh??!!)

Setelah dapat tempat mangkal di facebook… aku jadi cengar-cengir sendiri. Satu persatu teman-teman SMA-ku bermunculan, disusul dengan teman-teman waktu SMP, SD dan terakhir teman-teman kuliah dan kerjaku dengan kenarsisannya masing-masing. Aku jadi tahu sedikit tentang kabar mereka sekarang.

Setelah (agak) tahu dalam-dalamnya facebook, aku jadi berkesimpulan untuk diriku sendiri. Aku kurang suka dengan facebook, perasaan… lebih enakan ngeblog. Memang facebook bisa menjalin kembali hubungan pertemanan yang telah sekian lama terputus, namun isinya kurasakan hanya sebatas “remeh temeh” (pinjam istilah dari sebuah artikel di Kompas) belaka. Betapa tidak? Dengan hanya 1 kalimat saja mereka share tentang aktivitasnya saat itu, ada yang lagi puyeng motong rambut anaknya, gara-gara anaknya ga bisa diam, ada yang gak sabar nunggu kedatangan ortunya, seru sih…tapi…tetep enakan ngeblog tuh?!

Dengan ngeblog, kita bisa berkreasi dengan postingan dan design blog kita. Kita akan kedatangan tamu atau pengunjung, yang kebanyakan adalah orang-orang yang tak dikenal sebelumnya, tapi anehnya, bisa terjalin semacam perasaan senasib sepenanggungan atau sejenis rasa empati (bagi yang komentarnya ga neko-neko). By the way, tinggalkan dulu yang ini…

Kembali ke facebook…, ada yang membuat aku jadi surprised banget, yaitu kemunculan murid-muridku yang sekarang duduk di bangku kelas 1 SMP!! Kebetulan, mereka yang dulu kehilangan aku sebelum waktunya, sekarang ketemu lagi lewat kabel.

Masih teringat jelas, terakhir sewaktu di kelas 6 SD, mereka masih lugu banget dengan alat-alat hasil kemajuan teknologi, dalam hal ini internet. Paling-paling yang jadi pegangan mereka adalah Hp, itupun dengan perjuangan penuh, aku coba meng-counter dengan menjelaskan dan selalu mengingatkan mereka akan dampak-dampak buruknya bila tak menggunakannya dengan semestinya.

Satu sisi aku merasa senang dengan tambahan wawasan dan kemampuan yang mereka dapatkan di jenjang pendidikan lanjutan (SMP), tapi di sisi lain, ada rasa kekhawatiran yang menyergapku. Saat mereka sudah mulai kenal internet, dunia yang lebih luas terbuka di depan mereka, ada yang hitam dan ada yang putih. Akankah mereka bisa memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab?

Aku cukup berpikir realistis kok. Mereka hidup di zaman dengan teknologi yang berkembang dengan sedemikian pesatnya. Mau tak mau, kita bakalan masuk ke dalam pusarannya. Anggap saja semua yang mereka kecimpungi adalah bagian dari proses kehidupan sebagai pengalaman untuk mematangkan mereka menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab. Yang jadi permasalahan, mereka masih sangat belia untuk mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Untuk itu, bimbingan, pengawasan dan arahan dari pihak-pihak yang masih ikut andil mengayomi mereka sangatlah diperlukan. Aku berharap kepada para orang tua, guru-guru mereka saat ini dan masyarakat yang peduli, untuk senantiasa mengingatkan mereka agar bisa berjalan di atas jalur yang wajar. Jangan sampai mereka utak atik jaringan ajaib ini sendirian, lepas dari pengawasan.

Termasuk juga diriku, sebisaku untuk mengingatkan dan berbagi nasehat dengan mereka melalui facebook, tempat mangkal yang saat ini ramai mereka kunjungi…sebagaimana dulu pernah kami lakukan saat anak-anak lugu itu masih duduk di bangku sekolah dasar… setahun yang lalu.

Entry filed under: renungan dan curhatku. Tags: .

Bungaku Tinggal Kenangan… Jami’ Ar Rashid Buraidah: Akhirnya Kutemukan Namanya…

8 Comments Add your own

  • 1. zipoer7  |  September 15, 2009 at 1:37 pm

    Onthelis Pertama

    Reply
    • 2. zipoer7  |  September 15, 2009 at 1:41 pm

      Onthelis Yang berbudi
      Kini kau kutemukan di FB, mari buka aura agar terbuka pintu silaturahmi, jangan anggap fb perusak agenda, tata lah dia agar tidak menyita
      Salam Takzim Batavusqu

      Reply
  • 3. mio  |  November 8, 2009 at 7:14 am

    betul mbak, facebook bisa sangat bermanfaat tapi bisa juga sangat merugikan….

    yah saya sekarang lagi “cuti” FB kec. buka inbox aja, bosen sih🙂

    sama de’, aq juga kek gtu, paling buka doang n liat tingkah temen2q di sana

    Reply
  • 4. alisnaik  |  November 9, 2009 at 9:06 pm

    karena saya masih bisa dibilang anak muda, teman2 FB saya ya sesama anak2 muda juga.

    tapi saya punya pemikiran idealis tntang FB, yakni nggak asal berteman kecuali benar2 kenal secara nyata.

    FB dan blog memang ada keunggulannya masing masing.
    FB mungkin lebih unggul dari segi time update.
    kalau blog lebih unggul dalam segi isi.

    inilah arul, walo masih muda, tapi punya kepekaan sosial yg tinggi, masyaAllah…barakallaahu fiik…^^

    Reply
    • 5. alisnaik  |  November 10, 2009 at 1:22 pm

      hohohohohohohohoho.

      “kepekaan sosial”

      pujian yg bagus.

      muakasih deh mbak Sunflo yang baiiikk.😳

      itu kan juga doaku, semoga demikian adanya…^^

      Reply
  • 6. dwiewulan  |  November 14, 2009 at 11:11 am

    emang dulu ngajar di mana mbak??
    btw… fb na boleh di add… he he he

    di … hmmm…entar ajah dech di FB…😉

    Reply
  • 7. mirna  |  October 6, 2010 at 7:46 pm

    setuju banget mbak novi,

    Reply
  • 8. Goda-Gado  |  October 7, 2010 at 1:33 pm

    welcome to Jamaah Al Fesbukiah…

    ini salah satu sisi pemikiranku,
    knp media penghubung silaturhmi justru org kafir ya yg nangkap peluang bisnisnya???
    😦

    aq dah ga fesbukan o’ de…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

September 2009
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,959,441 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Nasi Merah goreng cabe rawit spesial pake telor.

#nasigoreng #berasmerah #friedrice #menu #enyakenyak #nomnom #simplemenu #instafood #foodporn Ternyata setelah berhasil menguasai mobil, belajar motor itu jadi lebih mudah.

Aku udah bisa menaklukkan motor bebek manual ini, alhamdulillaah.. Dulu, diajari pake motor matic berulang kali, ga bisa-bisa. Setelah berhasil nyetir mobil, diajari sekali aka pake motor ini, langsung bisa ngacir.. Yaah.. Dengan prestasi, jatuh dua kali hehehe.. Hidupku jadi lebih normal sekarang, ga jalan kaki lagi n ngandelin sopir angkot.. :)) #motor #motorbebek #honda #belajarmotor #motorcycle #indonesiantransportation #me #experience #excited 
@munaayazid

%d bloggers like this: