Kegiatan di Hari Tarwiyah

December 7, 2009 at 9:18 pm 14 comments

8 Dzulhijjah 1430H / 25 November 2009

Aktivitas haji dimulai sejak tanggal 8 Dzulhijjah, yang disebut dengan hari Tarwiyah. Tarwiyah artinya mengumpulkan air. Disebut demikian karena pada zaman dulu, sumber air di makkah belum sebaik sekarang, orang-orang jahiliyah dan orang-orang terdahulu, mengumpulkan air pada hari tersebut sebagai persediaan selama pelaksanaan manasik hingga tanggal 13 dzulhijjah.

Kegiatan-kegiatan yang kulakukan pada hari tarwiyah adalah:  


Karena kami melakukan niat haji tamattu’ dan setelah umrah kami telah bertahallul, maka diwajibkan bagi kami untuk melakukan ihram haji pada hari tersebut, yakni dari tempat di mana kami singgah. Sekilas tata cara ihram adalah diawali dengan mandi dan mengusapkan wewangian di tubuh, tidak mengenakan kain yang berjahit, dan ihram dengan selendang, kain dan sandal (bagi kaum laki-laki). Adapun bagi wanita, diawali dengan mandi juga dan menggunakan pakaian apa saja yang dikehendakinya dengan syarat tidak menampakkan perhiasannya, tidak memakai penutup muka, juga tidak memakai kaos tangan. 

Selanjutnya kami mengucapkan: Labbaika Hajjan (Aku penuhi panggilanMu untuk menunaikan ibadah haji). Jika ditakutkan ada halangan maka kita disunnahkan memberi syarat dengan mengucapkan:

Jika aku terhalang oleh suatu halangan maka tempat (tahallul)ku adalah di mana Engkau menahanku.”

Dan sejak saat itu berlakulah larangan-larangan ihram bagi kami hingga kami bertahallul nanti. Selanjutnya talbiyah mulai dikumandangkan sejak saat itu hingga saat lempar jumrah aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah nanti. Hendaknya jamaah haji mempergunakan waktu luangnya dengan sebaik-baiknya, untuk berdoa dan berdzikir.

***

Pada malam ini disunnahkan untuk bermalam di Mina, karena kemah kami sudah berada di daerah Mina, maka kami tidak perlu untuk beranjak dari tempat lagi…^^ 

Dan di Mina, kita disunnahkan untuk menunaikan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh pada hari Arafah, semuanya dilakukan dengan qashar, tanpa jama’. Namun untuk menghindari kemacetan, pada malam harinya, kami harus bersiap untuk bertolak menuju Arafah.

***

Aku mengalami kesulitan berkonsentrasi untuk dzikir dan memanjatkan doa-doa di sini, mengingat aku juga harus berinteraksi dengan teman-teman yang lainnya, yang kebanyakan belum paham akan makna ibadah agung ini. Kebanyakan dari jamaah menggunakan waktunya untuk ngobrol dan bercanda…  Hehehe…kemahku emang dikenal paling ‘bengal’ n ‘heboh’, dan ada cerita seru yang terjadi di kemahku tersebut (kuceritakan nanti)…^^

***

Bersama dengan para pekerja wanita, yang notabene adalah para pembantu rumah tangga…., menyelipkan rasa haru dan empati pada diriku. Setidaknya ada rasa bersyukur dalam hatiku, aku masih lebih beruntung dibandingkan mereka.

Aku sangat terharu…, mereka begitu menghormati dan melayaniku… Aku juga coba dengarkan cerita suka duka mereka. Dan alhamdulillaah…teman-teman yang baru kukenal dan akrab denganku, mereka mendapatkan majikan yang baik dan beberapa kemudahan dariNya… Namun..yang kusedihkan, kebanyakan mereka pergi merantau dengan menyimpan permasalahan keluarga yang ada. Ada beberapa di antara mereka yang kuat hatinya, selalu tersenyum dan bercanda denganku…Subhanallaah..mereka adalah wanita-wanita yang tegar, walau kepergian mereka ke luar negeri tanpa mahram ini sangat kusayangkan…

***

Salah satu teman yang kukenal adalah Mahbubah, beliau ibu 4 anak perempuan dan nenek dari 3 orang cucu. Dia berasal dari Madras, India… Orangnya easy going, kebetulan dapat tempat tidur di sampingku… Yang lucu diantara kami, kami berkomunikasi dengan bahasa yang berbeda…tapi anehnya kok nyambung gtu… Dia pake bahasa arab pasaran dan bahasa india, sedangkan aku pake bahasa urab (bahasa campuran antara indonesia dan inggris…plus bahasa isyarat n ekspresi wajah…^^). Setiap kali kami bercakap-cakap, teman-teman yang lain merubungi kami, habis lucu siih…dan kesempatan ini kumanfaatkan agar mereka menjadi perterjemah di antara kami. Aku memanggilnya dengan sebutan ‘madame‘ (sebutan untuk nyonya majikan mereka), dan dia menyebutku, ‘madame qais’ (nyonya yang baik). Yang paling berkesan saat kuajarkan talbiyah padanya…, bersama dengan beberapa teman, …bila dia mulai banyak ngobrol, spontan kami nyeletuk, “Madame, talbiyah..!!” kemudian dia langsung bertalbiyah untuk beberapa lama…🙂

***

Sebelah kiri adalah kenalan baikku, namanya Sauda’raha, berasal dari Filipina, sudah mempunyai cucu juga…, dia pintar berbahasa Inggris, so…aku bisa bercakap-cakap dengannya. Kami selalu bersama sejak di miqat bersama dua orang teman lainnya, masing-masing dari indonesia dan India. Ini adalah kali pertama Sauda’ menginjakkan kaki di haram, sehingga…kubilang padanya, inshaAllah aku siap membimbingnya, jangan takut-takut… “I’m ur sister, now“, ucapku padanya… Dia pula yang ikutan thawaf qudum bersamaku di tengah pusaran thawaf yang sesak. Ada cerita yang menegangkan, yang terjadi dengan dua orang kenalanku yang berasal dari indo dan india tadi, mereka tersesat dan hilang selama semalam di haram, tanpa seorangpun tahu, kecuali ketika Sauda’ melapor padaku… Akhirnya suamiku turun tangan, ketika salah seorang diantara mereka menelpon suami, keesokan harinya, mereka dijemput di kantor polisi…setelah semalaman mereka berjalan tak tentu arah dan sempat diteror oleh orang jahat…

***

Dan ketika ada saat bagiku tuk sendiri…, kugunakan untuk menelaah buku kecilku yang berisi doa-doa (aku juga punya kisah dengan bukuku ini, kuceritakan nanti yaa…). Sebelum kami bertolak ke Arafah pukul 11 malam waktu setempat…, sempat kugoreskan pena untuk sebuah puisi dengan linangan air mata…teringat akan kebesaran Allah, akan segala pujian bagiNya…dan akan kelemahan diri ini…

***

Akhirnya pukul 11 kami berangkat dengan menaiki bus, untuk menuju ke Arafah… Bener-bener jalanan di depan kemah kami ramai oleh manusia yang juga akan menuju ke Arafah… Tak terkira jalanan padat oleh bus-bus yang mengangkut para jamaah, namun banyak pula jamaah haji yang berjalan kaki.

Macet merupakan kondisi yang sangat menyebalkan… Ngantuk dan pusing karena mencium bau asap knalpot kendaraan bercampur jadi satu… Sambil terkantuk-kantuk dan mata sepet, aku masih sempat untuk memotret beberapa objek yang menarik.

***

Kami berjumpa dengan rombongan jamaah ONH dari indo, para lelaki naik di atas kap bus sambil bersemangat mengumandangkan talbiyah, sedangkan para wanita ada di dalam bus, sama seperti rombongan kami…apalagi bus yang kutumpangi membawa bendera indonesia juga di atasnya…seru dech…ketemu ma saudara sebangsa dan setanah air..^^

Ini adalah sebagian kecil perkemahan jamaah haji di Mina

Di bawah gunung ini, berdiri tenda-tenda liar dan para jamaah yang tidur di lapangan terbuka, mereka adalah para jamaah yang ngoboi, tidak mempunyai tashrih. Pada saat Makkah diguyur hujan lebat siang harinya, aku mendengar kabar, kemah-kemah liar ini terkena guguran batuan gunung yang longsor…aahh, kasihan mereka… Benar-benar mereka dan kami datang kepadaNya dalam keadaan kusut dan lelah… dan kami yakin akan kabar gembira  dariNya…. Apakah itu?? nantikan lanjutan ceritaku…^^

(bersambung…)

Entry filed under: kisahku di saudi, umrah dan haji. Tags: .

Kusambut PanggilanMu, Ya Allah… Izinkan Aku menangis KarenaMu

14 Comments Add your own

  • 1. nuun  |  December 8, 2009 at 5:19 am

    ditunggu kelanjutannya…

    yoi..

    Reply
  • 2. nakjaDimande  |  December 8, 2009 at 5:45 am

    bundo membayangkan puisi linangan airmatamu itu..

    setelah postingan ini sunflo akan tampilkan puisinya, bundo..^^

    Reply
  • 3. yangputri  |  December 8, 2009 at 6:49 am

    subhanaallah mbak ceritanya…..
    aku pengen banget kesana…. hiks….

    sabar yaaach put, aq kan bdoa slalu buat putri…^^

    Reply
  • 4. achoey  |  December 8, 2009 at 7:36 am

    lanjut

    tahu2 theme nya ganti ya ummi🙂

    weh…kirain achoey dah tau…hehe…

    Reply
  • 5. tary si lempah kuning  |  December 8, 2009 at 7:55 am

    subhanaullah….
    kapan aku bisa berkunjung ya flo, aku juga kepengen ke sana flo…
    semoga Allah mendengar doa kita bersama ya.

    aamiin, inshaAllah..dengan keyakinan yang kuat ry…^^

    Reply
  • 6. idana  |  December 8, 2009 at 8:49 am

    ceritanya hidup…jd merasa ada di sana

    iya da…berbagi pengalaman neeh…

    Reply
  • 7. Erfano Nalakiano  |  December 8, 2009 at 9:19 am

    salam kenal….. Jiahhhhhhhhhhhhhhh😀

    jiahhhhhhhhhhh jugaaaaaaa…😀

    Reply
  • 8. Kakaakin  |  December 8, 2009 at 12:12 pm

    Hiks…. tabunganku kapan nambahnya nih…??
    Pengen banget kesana…

    Reply
  • 9. idana  |  December 8, 2009 at 12:40 pm

    sunflo….minta dukungan lagi ne :malu:
    http://dblogger.blogdetik.com/2009/12/08/super-vote-this-king-and-queen-of-the-year-2009/

    gpp da…aq akan dukung ida di sana…^^

    Reply
  • 10. bintangtimur  |  December 8, 2009 at 3:04 pm

    Ternyata perjalanan haji menyimpan banyak cerita ya, banyak ujian yg akan berubah menjadi kebahagiaan serta rasa syukur…
    Cerita ttg buku kecil yg berisi doa-doa itu apa, Sunflo?
    Jadi penasaraaaaan…😛

    hehehe…sabar sis…nie lagi persiapan publish neh…^^

    Reply
  • 11. alisnaik  |  December 9, 2009 at 7:07 am

    assalamualaikum
    selamat pagi

    ke-tidak-sinkronan bahasa dalam bercakap-cakap,
    bisa menjadi sesuatu yang tampak lucu ya =D
    ahahaha..

    memang kalau bertemu saudara se-tanah-air di negeri perantauan,
    rasanya begimana gitu ya.
    kayaknya menyenangkan, dan dunia terasa sempit.😉

    mau lanjut ke postingan berikut, yuk

    terima kasih dan mohon maaf😮

    wa’alaikumussalam..makasih juga ya roel…^^

    Reply
  • 12. bundadontworry  |  December 9, 2009 at 7:11 am

    membaca cerita perjalananan Mbak Sunflo in, membuat bunda sangat rindu utk kembali ke rumahNYA.
    Salam.

    semoga Allah memberikan kesempatan lagi pada bunda sekeluarga tuk berkunjung kembali ke sana..aaamiiiin…^^

    Reply
  • 13. wi3nd  |  December 9, 2009 at 10:02 am

    indahnya yah..
    **tears,kapan bisa kesana ya ..

    semoga suatu saat wi3nd juga bisa ke sana yaaa…aamiin..

    Reply
  • 14. Desri Susilawani  |  December 9, 2009 at 12:55 pm

    ugh….membayangkannya saja sudah begitu terasa keindahannya…..pengennnn

    semoga kelak desri juga bisa ke sana yaa..aamiin..^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,959,459 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Nasi Merah goreng cabe rawit spesial pake telor.

#nasigoreng #berasmerah #friedrice #menu #enyakenyak #nomnom #simplemenu #instafood #foodporn Ternyata setelah berhasil menguasai mobil, belajar motor itu jadi lebih mudah.

Aku udah bisa menaklukkan motor bebek manual ini, alhamdulillaah.. Dulu, diajari pake motor matic berulang kali, ga bisa-bisa. Setelah berhasil nyetir mobil, diajari sekali aka pake motor ini, langsung bisa ngacir.. Yaah.. Dengan prestasi, jatuh dua kali hehehe.. Hidupku jadi lebih normal sekarang, ga jalan kaki lagi n ngandelin sopir angkot.. :)) #motor #motorbebek #honda #belajarmotor #motorcycle #indonesiantransportation #me #experience #excited 
@munaayazid

%d bloggers like this: