Kusambut PanggilanMu, Ya Allah…

December 7, 2009 at 12:47 am 23 comments

6 Dzulhijjah 1430 H/ 23 November 2009

Alhamdulillaah…akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba. Hari ini aku dan suami berangkat menuju Makkah al Mukarramah. Kami berangkat dengan menggunakan jasa perjalanan haji lokal di kota kami, yaitu Hamlah Al Faraidh…

Aku berangkat haji bersama dengan para TKW dan TKI yang berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini, mereka berasal dari berbagai negara: Filipina, India, Bangladesh, Etiopia dan yang terbesar adalah dari Indonesia. Mereka berasal dari berbagai wilayah kerja: Al Qasim, Riyadh, Makkah dan Tabuk… dengan jumlah armada keseluruhannya sebanyak 12 bus.

Untuk wilayah provinsi al qasim, kami berkumpul di daerah Faiziyah, Buraidah… dan…kulihat, mereka datang bersama dengan majikannya masing-masing… Dari balik jendela mobil yang kunaiki, kulihat wajah-wajah teduh para majikan yang rela mengurus dan mengantar para pembantu-pembantunya untuk menunaikan rukun islam yang ke-5 ini. Kuyakin… sebagian besar mereka adalah orang-orang Saudi yang baik hati, terlepas dari kisah ‘kejam’ sebagian yang lainnya terhadap para pembantunya yang selama ini kita dengar tentang saudi…

Lama banget aku memperhatikan adegan ini dari balik kaca mobil, sepasang suami-istri saudi yang tengah memberikan pengarahan pada pembantunya sebelum sang pembantu masuk ke dalam bus…

***

Akhirnya bus yang kami tumpangi beranjak menuju Makkah dengan melalui rute Buraidah-Bukairiyah-Al Rass-Al ‘Afiif-Thaif-Makkah. Perjalanan Buraidah-Makkah memakan waktu 11 jam perjalanan darat.

Sepanjang perjalanan, yang terlihat padang pasir melulu diselingi dengan gunung batu yang berdiri kokoh di kejauhan. Sesekali kami singgah di kota-kota yang disebutkan di atas…

***

Di tengah perjalanan, suamiku yang juga bertugas sebagai pembimbing haji pada hamlah ini, memberikan nasehat kepada jamaah haji yang ada. Nasehatnya begitu menyentuh… sambil kulihat pemandangan padang pasir di luar… air mataku menetes…

Aku begitu haru… Di tengah jutaan umat muslim sedunia, yang mendambakan tuk dapat memenuhi panggilanNya … aku dan para tenaga kerja Indonesia yang ada di saudi…alhamdulillaah terpilih sebagai salah seorang dari sekitar 5 juta kaum muslimin yang memenuhi panggilanNya tuk berhaji tahun ini…

Gema talbiyah bergaung di hatiku… Ya Allah… aku jadi tamuMu… berkunjung ke rumahMu… Subhanallaah…serasa masih belum percaya juga… Aku gak pernah ngebayangin bisa haji sebelumnya…karena…aku tak punya uang cukup untuk berangkat dari Indonesia… Selama ini hanyalah sebatas niat dan impian belaka… Takdir dan KetetapanNya bagiku untuk mengikuti suami ke saudi-lah yang telah mengantarkanku untuk berhaji… dengan berbagai kemudahan yang Allah berikan…

“Dan Dia memberikan rizki dari arah yang tak disangka-sangka…” (QS. At Talaq:3)

***

Semakin deras air mata ini mengalir, saat suami membacakan hadits ini:

Antara umrah yang satu menuju umrah yang berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur (yang diterima) tidak ada balasannya kecuali syurga.” (Muttafaqun alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

dan hadits ini:

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari adzab Neraka daripada hari ‘Arafah. Sesungguhnya Dia (pada hari itu) mendekat, kemudian membangga-banggakan mereka (para jama’ah Haji) dihadapan para Malaikat. Lalu Dia bertanya, “Apa yang diinginkan oleh para jamah Haji itu?” (HR. Muslim)

Ya… kedua hadits itu begitu memotivasi aku untuk meraih haji yang mabrur… dan ingin meminta banyak hal dariNya pada hari Arafah nanti…

Senja yang syahdu di atas padang pasir saudi, sepanjang perjalanan Buraidah-Makkah… turut mengantarkanku tuk meraih impianku di Makkah nanti… Ya Allah…izinkan aku menangis karenaMu nanti…bisikku di dalam hati..

***

Pukul 11 malam kami tiba di miqat (Qorn al Manazil/ As Sailul Kabir) Thaif… kemudian berihram. Haji yang kami lakukan adalah haji tamattu’, yaitu menggabungkan ibadah umrah dengan ibadah haji dengan diselangi oleh waktu tertentu…, sehingga lafal niat yang kami ucapkan adalah: “Labbaika umratan mutamattian biha illal hajj…” Kemudian, setelah meninggalkan miqat…berkumandanglah talbiyah dari lisan-lisan kami…

Labbaika Allahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbaika, innal hamda, wa ni’mata laka wal mulk, laa syariikalak…

 (Aku sambut panggilanMu Ya Allah… aku sambut panggilanMu, tidak ada sekutu bagiMu…aku sambut panggilanMu. Sesungguhnya…segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milikMu…tidak ada sekutu bagiMu…)

***

Inilah saat yang menegangkan…yaitu melalui pemeriksaan polisi 4 lapis… Doohh….kami musti nunggu berjam-jam lamanya…sekitar 4 jam mungkin… Polisi meneliti satu persatu surat jalan jamaah…yang ketahuan tidak lengkap…terpaksa diturunkan… dilarang masuk ke haram (sebutan untuk tanah suci). Kulihat banyak sekali orang yang terpaksa jalan kaki, tidak boleh naik kendaraan resmi…buanyaaaakkk banget yang melakukan haji ngoboi…artinya, mereka tak memiliki surat izin resmi (tashrih). Mereka nanti tak akan mendapatkan fasilitas tenda dan akomodasi… dan mereka harus siap tidur di alam terbuka, atau menyediakan tenda sendiri…dengan resiko siap diusir sewaktu-waktu…

Segitu besar semangat mereka, apapun mereka lakukan, walau tak ada jaminan atas diri dan kenyamanannya selama melaksanakan ibadah suci ini, yang penting… mereka bisa memenuhi panggilanNya…Subhanallaah…

Sebelum kena razia, suamiku terpaksa turun dari bus, dan berganti dengan pakaian biasa lalu jalan kaki melewati pos pemeriksaan…dikarenakan pihak hamlah tidak menyediakan kartu pengenal buatnya.  Suamiku hanya berbekal surat jalan dari kementrian agama Saudi dan ini tidak ada kompetensinya dengan hamlah… Konsekuensinya…suamiku harus bayar dam setelah ini…

Saat menegangkan berlalu sudah…setelah debat yang alot antara hamlah dengan pihak polisi, karena ada ketidaksinkronan data… Tapi untuk bus yang kutumpangi, alhamdulillaah diizinkan melanjutkan perjalanan… Dan suamiku dah siap menyetop bus ini di depan…jauh dari pos pemeriksaan… Akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju perkemahan di Mina Jadid (Bagian antara Mina-Muzdalifah).

***

7 Dzulhijjah 1430H / 24 November 2009

Kami sampai di perkemahan pas waktu shubuh. Sesampai di tenda, kami sholat dan beristirahat… mengumpulkan tenaga untuk melakukan umrah sore harinya.

Sore hari, kami naik bus dan kemudian berbaris menuju Haram untuk melaksanakan umrah (thawaf qudum dan sa’i). Pada waktu thawaf, aku bersama 2 orang rekanku sempat terpisah dari rombongan. Rombongan melakukan manasik di lantai 3, sedangkan kami thawaf di dekat ka’bah…

Aku menelpon suami, dan kubilang pada beliau, aku berani thawaf sendirian di lantai bawah dengan 2 orang temanku. Tak terkira banyaknya manusia yang melakukan thawaf saat itu…padaaaaaaattt banget!! Putaran 1-6 berjalan lancar… Namun giliran putaran terakhir…dan pas menjelang waktu shalat maghrib…tiba-tiba arus thawaf berhenti… Kontan kami panik, karena kami terdorong dan terdesak diantara para jamaah yang badannya lebih besar dan tinggi dari kami… Aku takut banget…aku belum mau mati terinjak-injak di sini, pikirku… Akhirnya aku nekat keluar dari pusaran thawaf tersebut…dengan susah payah… Dan Allah masih memberikan kesempatan hidup padaku…:-)  Kiranya Allah ingin menegurku: pisah dari suami dan merasa sudah mengenal medan…agak besar kepala dikit… astaghfirullaah…

Dan pada akhirnya kami lanjutkan putaran thawaf serta sa’i di lantai 3 bersama dengan rombongan… dan bertahallul hingga tanggal 8 dzulhijjah nanti… 

Boro-boro mengabadikan momen thawaf… terlepas dari pusaran thawaf yang padat sudah seneeeeng banget… tapi kusempatkan mengambil foto dari lantai 3… Subhanallaah… Haram yang biasanya tak begitu ramai…di pelatarannya tengah dipenuhi jutaan manusia!! Belum lagi yang ada di dalam masjid…

***

Selepas shalat isya’… kami pulang menuju kemah…, dan acara membosankan lainnya adalah menunggu bus yang lama muncul akibat kejebak macet…

Tempat mangkal kami saat menunggu bus datang…yaitu di bawah jembatan layang… suasana malam itu begitu padat dan sesak… suara klakson kendaraan yang rame dan bising, menjadi irama tersendiri di telingaku…

Sempat kutangkap pemandangan khas hajian yang selama ini hanya kulihat dari layar TV, yaitu bus yang mengangkut jamaah di atasnya…

(bersambung…)

Entry filed under: umrah dan haji. Tags: .

Award Lagi dari Sobat Bloggerku Kegiatan di Hari Tarwiyah

23 Comments Add your own

  • 1. mr psycho  |  December 7, 2009 at 3:03 am

    Tanah Suci memang luar biasa ya sis,terbayang jutaan manusia di sana semuanya menjadi satu dan tak ada perbedaan.. selamat ya atas pelaksanaan rukun Islam yang ke lima

    makasih ya mr, sukses buat mr juga…^^

    Reply
  • 2. Triunt  |  December 7, 2009 at 3:27 am

    Waduh panjang bener liputannya.
    tapi dibaca kok dari awal sampai akhir.

    salut buat majikan yang baik hati itu, sayang beberapa majikan nakal membuat citra buruk Majikan di mata orang Indonesia.

    Itu ada razia KTP gitu malam2, ketat juga yah.

    Makanya mbak, kan kalo haji orang Indonesia fisiknya cuman kayak daun kelor, dorong sekali bisa ambruk tuh *ceramah*

    Ditunggu sambungannya yaaa…🙂

    halah..halah..si yunt…sabar ya yunt..;)

    Reply
  • 3. Kakaakin  |  December 7, 2009 at 4:47 am

    Subhanallah…
    Tak sabar lagi membaca lanjutannya🙂

    sabar yaa kiiin..sedang disiapin neh..^^

    Reply
  • 4. Aribicara  |  December 7, 2009 at 5:50 am

    Kapan yach Allah memangggilku ke rumah_NYA yg begitu agung dan Suci …

    Selamat yach..
    smoga menjadi hajion yg mabrur …

    *Oia.. sekarang sudah balik lagi kie Indo dengan selamat kn ?

    aamiin semoga Allah mudahkan jalan bagi Ari tuk ke sana… btw, aq ada di saudi ri…di buraidah, 11 jam dr mekkah, ribuan km dr indo…=(…….oya ri…aq blom bisa ke blog ari…soalnya error aja akses masuk ke sono…maap yaa…moga aq bisa kunjungi ari..segera…^^

    Reply
  • 5. nakjaDimande  |  December 7, 2009 at 7:34 am

    subhanallah.. bundo merinding bacanya, sunflo.. ditunggu lanjutannya

    iya bundo…makasiih..^^

    Reply
  • 6. nakjaDimande  |  December 7, 2009 at 7:34 am

    eittss, bundo ketangkap sama si aki😦

    udah dislametin bundo…^^

    Reply
  • 7. asepsaiba  |  December 7, 2009 at 8:58 am

    Amin ya Allah, kambulkan doa saudaraku ini sehingga hajinya mabrur.. Amin..

    Lama tidak berkunjung, membaca tulisan ini.. Hmmmhh.. jadi pengenn.. Doain kami ya mbak… Agar bisa memenuhi panggilan-Nya.

    inshaAllah kang asep, doaku untuk akang sekeluarga..^^

    Reply
  • 8. idana  |  December 7, 2009 at 9:12 am

    yang penting kembali dengan selamat yaaa🙂

    iya da…alhamdulillaah..^^

    Reply
  • 9. Pembuat Theme WordPress  |  December 7, 2009 at 10:11 am

    Bila Allah menghendaki aku pengen naik haji. Amiin.

    “sunflo “maap lama ga berkunjung neh, mr herfia… hope u are always fine ajah dech…^^””

    Ada komen di blogku darimu….Artinya apa yach. Maklum gaptek bahasa inggris.

    Heheh…WordPress Hacking Belum Berakhir

    mengharap herfia selalu sehat n baik2 selalu..gtu loh…^^

    Reply
  • 10. haris ahmad  |  December 7, 2009 at 10:29 am

    makan sekuteng pake kolang kaling
    Ogut cuma mao blogwalking

    halah..halah..ogut maniing..^^

    Reply
  • 11. aurora  |  December 7, 2009 at 11:40 am

    ini nih, yang ditunggu-tunggu…. ceritanya kak sunflo….
    liat-liat gambar dan baca ceritanya, malah jadi pengen ke sana…

    semoga suatu saat nanti, arief bisa ke sana yaa…aamiin..^^

    Reply
  • 12. yangputri  |  December 7, 2009 at 1:27 pm

    baca tulisan mbak, jadi pengen segera kesana
    mohon doanya mbak biar aku bisa kesana

    inshaAllah put, akan kudoakan sellau buatmu…coz u r very kind…^^

    Reply
  • 13. bayu  |  December 7, 2009 at 4:34 pm

    subhanalloh, Alloh memang tidak akan menyia2kan hambanya yang bertqwa…
    jalan yang dipilihkanNya utk kita, kadang memang tak pernah terbayang sebelumnya. namun semuanya, adalah merupakan hikmah.
    senengnya baca tulisan kronologis seperti ini. jadi iri. entah kenapa aq ga pernah bisa nulis secara runtut.

    pas thawaf itu, mestinya bareng suami aja kali ya. biar ada yang melindungi.klo kata teman yang pernah haji, sepanjang thawaf, dia melindungi istrinya dengan melingkarkan tangannya.

    semoga memperoleh pahala haji mabrur ya mba…doakan agar aq dan istriku kelak bisa mengunjungi tanah haram untuk melasanakan ibadah haji…

    emang sih bay, itu salahku n Allah telah menegurku…soalnya aq salah persepsi sih…sebelumnya beliau dah izinkan aq, inshaAllah doaku untuk kalian berdua…^^

    Reply
  • 14. liza  |  December 7, 2009 at 7:40 pm

    assalamualaikum mbak sunflo… salam kenal ya

    wa’alaikumussalaam…kenal juga mba liza…nice to meet u..^^ thx 4 visiting…

    Reply
  • 15. nuun  |  December 8, 2009 at 4:59 am

    masya Allah, cita2 pengen ke sana tambah kuat ni mba. Doakan sy jg ya.. mudah2an kesampaian, kapanpun…

    inshaAllaah nuun…semoga Allah mudahkan jalan bagimu tuk mengunjungi haramain..

    Reply
  • 16. achoey  |  December 8, 2009 at 7:38 am

    Alhamdulillah
    Ummi kini telah memenuhi undangannya
    Bahagianya aku

    alhamdulillaah, semoga achoey menyusul kelak yaaa…^^

    Reply
  • 17. sedjatee  |  December 8, 2009 at 12:49 pm

    kalo ketemu jamaah indonesia yang lagi kesasar, tolong dibantu ya… kasihan, mereka kurang perhatian dari pemerintah… hehehe…

    sedj

    hehehe..tenang ajah mr, suami juga seneng bila ketemu ma jamaah dr indo yg butuh pertolongan, seringnya mereka kesasar n tpisah dr rombongan…

    Reply
  • 18. bintangtimur  |  December 8, 2009 at 2:57 pm

    Subhanallah…
    Perjalanan yg betul-betul menyentuh dan mempertebal iman ya🙂
    Jalan untuk segala sesuatu, selalu dimudahkan bila kita telah tiba di saat yg tepat…

    iya sis…alhamdulillaah…^^

    Reply
  • 19. alisnaik  |  December 9, 2009 at 6:40 am

    Assalamualaikum
    selamat pagi

    Alhamdulillah
    Subhanallah
    asyik banget dah ceritanya. butuh perjuangan dan kesabaran untuk melakukan haji.
    ternyata apa yang selama ini saya pikirkan itu ada benarnya,
    bahwa nggak semua TKI / TKW itu majikannya pada kejam kejam,
    pasti ada banyak juga yang baik.
    cuma yg terekspos ke media memang kabar2 yg negatif saja.

    menuju postingan berikutnya ^^

    terima kasih dan mohon maaf😮

    yoi…makasih juga buat aroel, btw…aq juga punya opini n kejadian nyata mengenai ekspos kekejaman majikan di saudi, ntar yaa…tunggu postingannya…^^

    Reply
    • 20. alisnaik  |  December 11, 2009 at 5:16 pm

      saya akan tunggu😮
      hehe

      Reply
  • 21. bundadontworry  |  December 9, 2009 at 7:13 am

    Tanah suci selalu mengingatkan akan segala dosa2 yg kita buat, juga ketenangan yg Allah swt beikan pd kita ditanahNYA yg haram ini.
    Semoga menjadii hajjah yg mabrur Mbak Sunflo.
    Selalu sehat ya .
    salam.

    aamiiiin..terimakasih atas doanya bunda..^^

    Reply
  • 22. wi3nd  |  December 9, 2009 at 9:59 am

    **mrindin9 bacanya..

    oohh…

    Reply
  • 23. Desri Susilawani  |  December 9, 2009 at 12:49 pm

    Subhanallah…..semoga menjadi haji yang mabrur….dan salam hormatku buat suami mbak flo, salut dengan perjuangannya….

    aamiin…makasih juga des..^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,960,791 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Kalo ini buat kajian tahfizh tahsin pagi ini.
#milkypudding #pudingsutrabuah #pudingbuah #fruitpudding #dessert #jumatbarokah #blessedfriday #instapic Milky silky pudding fruit buat pagi ini.. #pudding #pudingsusu #pudingbuah #dessert #cucimulut #seger #enyakenyak #fresh #fruit

%d bloggers like this: