Al Ghurabaa’ (Orang-orang Asing)

February 3, 2010 at 10:04 pm 25 comments

Terkadang diri merasa hidup dalam suasana yang asing …

Tatkala orang lain bermewah-mewahan,

tatkala yang lain mengeruk habis keuntungan dunia

moral sudah dianggap sebelah mata

asusila merata

kesyirikan merajalela

berbagai pelanggaran terhadap syari’at agama …

***


Ada sebagian manusia di zaman ini yang masih berusaha tuk mematuhi perintah Tuhannya beserta RasulNya, menjaga diri dari setiap keburukan, meninggalkan yang haram dan syubhat, berusaha bersikap sederhana terhadap dunia, menjaga amalan-amalan sunnah dan istiqamah di atasnya… yang mana hanya sedikit sekali yang berbuat demikian…

Rugikah mereka? Sekali-kali tidak… Itulah pertanda yang telah dikabarkan melalui lisan  Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam.  Barang siapa yang mencoba istiqamah dalam beragama, akan merasa dirinya asing… Lihatlah sekeliling…

Sungguh beruntung orang-orang asing itu, merekalah Al Ghuraba’ yang disabdakan oleh Nabi Shalallaahu ‘alaihi wasallam…

***

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Artinya : Sesungguhnya Islam dimulai dengan keterasingan dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing (Al-Ghuraba)” (HR. Muslim)

Siapakah yang dimaksud dengan Al Ghurabaa’?

Dan dalam riwayat lain :
“Artinya : (yaitu) Orang-orang yang berbuat kebajikan ketika manusia rusak

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memegang pundakku dan bersabda, “Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau penyeberang jalan.” Ibnu Umar rodhiallahu ‘anhu berkata, “Jika kamu berada di sore hari, jangan menunggu pagi hari, dan jika engkau di pagi hari janganlah menunggu sore, manfaatkanlah masa sehat sebelum datang masa sakitmu dan saat hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Bukhari)

***

Sesungguhnya awal kedatangan Islam di dunia ini dalam keadaan asing, sebagaimana telah kita ikuti jejak kisahnya dalam Sirah Nabawi (sejarah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam). Betapa beliau dan para sahabatnya telah bersusah payah menyebarkan Islam hingga ke seluruh penjuru bumi …

Setelah kejayaan Islam, akan datang masa saat ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya itu bersumber pada Al Qur’an dan As Sunnah dianggap asing oleh manusia, … ironisnya, termasuk oleh kaum muslimin sendiri….😦

Orang-orang yang berusaha mengamalkan ajaran Islam secara murni dianggap ‘sok alim’…’sok suci’… ‘sok moralis’… Menutup aurat secara syar’i dianggap sebagai aliran sesat atau terlontar julukan yang tidak sepantasnya diucapkan oleh kaum muslimin itu sendiri… Duniapun dibuat phobi pada Islam …

Namun… Agama ini senantiasa dalam penjagaanNya… Akan ada di setiap zaman, para penjaga syari’atNya… Merekalah Al Ghurabaa’… Mereka tak mesti kyiai, ustadz atau apalah sebutannya… Mereka adalah orang-orang biasa …. sama seperti manusia lainnya… Namun, yang membedakan, mereka berusaha untuk berbuat baik… saat manusia yang lainnya telah ‘rusak’, baik moral, akhlak, dan pemikirannya…

Dan ingat…. orang-orang yang terasing itu sangat sedikit sekali jumlahnya… Banyak orang yang menyelisihinya, tak sepaham dengannya, mencela dan menghinanya…😦

Sungguh, bila kita hanya mengikuti apa kata orang tanpa menimbangnya dari segi syari’at… hanya akan menyesatkan kita dari jalanNya saja… Misalnya saat ada keinginan untuk menutup aurat, namun ragu membayang… “Apa kata orang nanti??”

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan-Nya…” (Q.S. 6:116).

***

Ketahuilah, di akhir zaman ini, dengan semakin jauhnya kita dari zaman Nabi Shalallahu’alaihi wa sallam… mengamalkan satu sunnah dari beliau akan mendapatkan ganjaran setara dengan 50 pahala para sahabat beliau yang melakukan amalan yang sama…

Sebagaimana sabda Beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam yang artinya:

“Sesungguhnya di belakang kalian ada suatu hari, kesabaran di dalamnya seperti memegang bara api, orang yang beramal pada hari-hari semacam ini pahalanya seperti 50 orang yang beramal seperti amalnya kalian.”

Namun… memerlukan kesabaran tuk melaksanakan amalan tersebut… seolah-olah kita memegang bara api, sangat berat karena banyak orang yang akan mencela kita…

Banyak amalan-amalan sunnah yang dapat kita kerjakan, satu per satu, sedikit demi sedikit… dan untuk mengetahuinya hanya ada satu, yaitu menuntut ilmu agama ini, dengan menghadiri pengajian, mendengarkan ceramah ataupun membaca buku-buku Islam yang bermanfaat… ^^

Semuanya tergantung pada diri kita masing-masing… Semuanya terserah pada kita, karena kitalah pelaku kehidupan masing-masing. Tak ada paksaan dalam mengamalkan ajaran agama. Namun… kita juga harus siap mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan di dunia ini kelak di pengadilanNya…

***

Adakah kita termasuk ke dalamnya??

Tidakkah kita ingin bersama dengan mereka??

Marilah kita berusaha untuk mendalami dan menjalankan ajaran agama ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tingkat kemampuan kita… Tuntutlah ilmu, hingga ajal menjemputmu… ^^

***

Sunflo ingin berbagi ini pada kalian, karena aku juga suka nasyid ini… ^^

Nasyid Al Ghurabaa’

Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’

Ghuraba’un wa li ghairillaahi laa nahnil jibaa

Ghuraba’un war tadhainaa haa shi’aaran lil hayaa

Inta sal ‘anna fa inna laa nubaali bit-tughaah

Nahnu jundullaahi dawman darbunaa darbul-ubaa

Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’

Lan nubaali bil quyuud, bal sanamdhii lil khulood

Lan nubaali bil quyuud, bal sanamdhii lil khulood

Fal nujaahid wa nunaadhil wa nuqaatil min jadeed

Ghuraba’un hakazhal ahraaru fii dunya-al ‘abeed

Fal nujaahid wa nunaadhil wa nuqaatil min jadeed

Ghuraba’un hakazhal ahraaru fii dunya-al ‘abeed

Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’

Kam tazhaakkarnaa zamaanan yawma kunna su’adaa`

Bi kitaabillaahi natluuhu sabaahan wa masaa`

Kam tazhaakkarnaa zamaanan yawma kunna su’adaa`

Bi kitaabillaahi natluuhu shabaahan wa masaa`

Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’

Entry filed under: artikel, renungan dan curhatku. Tags: .

Balada Ikan Hiu Part 2 Membelah Gunung Batu

25 Comments Add your own

  • 1. Dan (TlsnKhdpn)  |  February 4, 2010 at 7:15 am

    Sesungguhnya kenikmatan tertinggi di dunia adalah dapat Mengenal ALLAH dengan benar, Dekat kepada-Nya dengan taat dan taubat. Kenikmatan tersebut dapat diraih dengan niat yang ikhlash, ilmu yang benar dan amal yang sholeh. Itulah kebahagiaan hakiki di dunia ini.

    Semoga ALLAH senantiasa memberikan Hidayah-Nya pada kita, menyelamatkan kita, dan memberi kebahagiaan pada kita di dunia dan akhirat.

    Reply
  • 3. Makna Hidup  |  February 4, 2010 at 8:24 am

    Assalamu’alaikum,
    Semoga miss Sunflo dan keluarga ada dalam kebahagiaan dan keberkahan dari-Nya, Amin.
    Tak terasa air mataku menetes baca tulisan ini, terimakasih banyak Saudaraku! Aku ingin seperti mereka (Al-Ghurabaa’), namun aku masih berdo’a untuk mendapatkannya (hidayah-Nya) dan berikhtiar dengan memperdalam ilmu Dien ini, serta semampu mungkin mengamalkannya.
    Semoga kita diberikan kemampuan untuk menyikapi dan menjadikannya sebagai obat serta motivasi hidup dengan tausiyah ini, demi kehidupan akhirat yang lebih baik, Amin.

    wa’alaikumussalaam… semoga bermanfaat bg semua ya zap

    Reply
  • 4. anny  |  February 4, 2010 at 8:48 am

    Mba, postingan ini sangat menyejukkan hati yg gersang 🙂
    membuat saya semakin ingin evaluasi diri atas segala tindak tanduk dalam jalani hidup yg sementara ini

    semoga bermanfaat ya ann…

    Reply
  • 5. nakjaDimande  |  February 4, 2010 at 9:18 am

    orang-orang pilihan, selalu hanya sedikit.. **dan aku bukan diantara yang sedikit itu. walaupun aku tau kita semua berpotensi untuk menjadi orang pilihan.

    semangat bundooo, inshaAllah bundo bisaaa…. b^^

    Reply
  • 6. sedjatee  |  February 4, 2010 at 9:44 am

    orang-orang yang ngaji PKS hafal lirik nasyid ini…

    sedj

    Reply
  • 7. setitikharapan  |  February 4, 2010 at 10:25 am

    Assalamu’alaikum mbak..
    Semoga Allah tetap menjaga kita saat ini dan masa yang akan datang dengan hidayah dan inayah-Nya.
    Syukron tuk tausyiahnya.

    aamiiin, semoga bmanfaat ya d..

    Reply
  • 8. dwiewulan  |  February 4, 2010 at 12:50 pm

    dear mba novi..
    baca ini jadi ngerti nikmatnya jadi orang asing… hehehe…
    mencerahkan salah satu hadist arbain yang suka kubaca.. tks.. mba’e…
    di tunggu yg lainnya…

    nb. kemarin aku ditengok,,,jadi semangat lagi niih… hehehe

    nikmat di atas duka jeng, ayo semangat dunk…^^

    Reply
  • 9. wi3nd  |  February 4, 2010 at 4:36 pm

    nasyidna indah..
    den9erin ini menjelan9 pulan9 ,jd makin syahdu🙂

    hemm aku in9n diantara mreka sist😦

    aamiin, semoga wi3nd termasuk ke dalamnya ya…

    Reply
  • 10. abrus  |  February 4, 2010 at 6:11 pm

    Sunflo, meninggalkan yang “haram dan “syubhat …

    yg “haram, jelas … “hitam putihnya!! …🙂
    tentang “syubhat ? ada yg bilang ‘kawasan abu2 … suzaahhhh😦
    gimana nih?! aplikasinya jadi susah ya bu?
    (nyambung gak nih?)

    makanya musti dihindari brus, biar selamet…

    Reply
    • 11. abrus  |  February 4, 2010 at 6:19 pm

      Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’ Ghuraba’
      Adakah kita termasuk ke dalamnya??
      Tidakkah kita ingin bersama dengan mereka??

      Kalimat2 … yg paling menyentuh ‘hati terdalam …😦

      alhamdulillaah..

      Reply
  • 12. Kakaakin  |  February 4, 2010 at 11:37 pm

    Sekarang sih kebanyakan cenderung ngikut2 dengan orang lain, nggak pengen beda…😦
    Duh… mudah2an bisa jadi orang yang berbeda ya…

    aamiin…

    Reply
  • 13. bri  |  February 5, 2010 at 12:07 pm

    bri suka musik apa ajah🙂
    strangers = orang asing….
    salam smile🙂

    Reply
  • 14. idana  |  February 5, 2010 at 3:09 pm

    postingan yang sangat mencerahkan sunflo🙂

    makasih da…

    Reply
  • 15. monda  |  February 5, 2010 at 9:33 pm

    trims sunflo, semoga aku bisa terus memperbaiki diri sesuai syariat, amin

    aamiin semoga Allah memberi kemudahan jalan ya mba…

    Reply
  • 16. Ruang Hati  |  February 6, 2010 at 5:51 am

    Menyapa sahabatku (Sun Flower ) yang belum pernah kujumpa dalam nyata hanya lewat maya, namun hati kita serasa bersama, kicau burung pagi singsing mentari mulai bersinar, mengikis embun beranjak hari, ku hadir membuka layar mengetikan kata buat sahabat tercinta ingin kuucapkan sepatah kata ” kaulah sahabatku” Tuhanku Yang Maha Kuasa, berikanlah pada sahabatku nun jauh disana kebahagiaan dan kedamaian serta taburkanlah cinta pada dirinya beserta keluarganya, semoga harapan dan Doa menjadikan kita lebih bersaudara.

    Salam Kedamaian- Penuh Kebahagiaan- Dengan Cinta

    Ruang Hati.com
    ==========
    Selamat Berakhir Pekan, Have a nice weeekend

    makasih de

    Reply
  • 17. bintangtimur  |  February 6, 2010 at 9:44 am

    Istilah sok alim, sok suci dan sok moralis itu sering banget saya denger…🙂
    Sunflo, saya sependapat kalau kita harus berada di jalur nurani…biarkan orang dengan gaya berbeda dan (mungkin) aneh di mata kita, tapi kebenaran itu hakiki, pasti akan ditunjukkan pada saatnya.
    Posting yang manis, keren banget….thanks!
    Oya…buat ibadah istiqomah itu kok susah sih…khusuk-nya naik turun melulu niiiiihhhh, please dong berbagi tips!

    saya juga ngalamin kek gtu sis, up down… ntar dibahas dech, makasih nie idenya… ^^

    Reply
  • 18. fap turbo scam  |  February 6, 2010 at 10:55 pm

    fap turbo scam…

    Und ein Ende ist bisher nicht in Sicht, denn auch ihr drittes Album “Gute Reise” wird ganz sicher ein Kassenschlager….

    Reply
  • 19. yani  |  February 7, 2010 at 2:25 am

    terimakasih untuk ilmunya mba..
    sekarang ini dunia sudah berada di akhir zaman..yang populer dan dipuja justru kebanyakan jalan yg menyimpang..kebenaran pun terasa diasingkan.. yang berbeda pun ditinggalkan..
    tapi aku pernah membaca, bahwa yg terasinglah Al Ghuraba itu.. subhanallah, semoga kita tidak takut dan minder untuk menegakkan Islam di setiap sendi kehidupan.. amiin

    aamiin, sama2 yan… makasih juga..^^

    Reply
  • 20. Meliana Aryuni  |  February 8, 2010 at 7:39 am

    Dari asing…kembali ke asing….namun bukan yang diasinin hehehehe

    Iya, Mbak…akan ada orang secara terang-terangan berbuat maksiat, itu bukanlah keasingan di masanya dan orang yang berbuat baik akan langka….

    ya… sekarang kemaksiatan nyata-nyata diproklamirkan dengan sangat bangganya…:mrgreen:

    Reply
  • 21. Desri Susilawani  |  February 8, 2010 at 1:16 pm

    subhanallah…makasih mbak atas pencerahannya. Mungkin aku termasuk salah satu orang yang masih khawatir dengan pendapat orang lain…astaghfirullah….aku harus berani menjadi Al Ghuraba’

    yup… harus berani des… lanjutkan..!!

    Reply
  • 22. bundadontworry  |  February 9, 2010 at 7:54 am

    tulisan ini memberikan pencerahan dan semangat utk lebih berani mengkaji diri sendiri dgn segala kekurangan.
    saling mengingatkan diantara kita terus ya Mbak.
    terima kasih.
    salam.

    makasih juga bunda, sama2…^^

    Reply
  • 23. UmuKamilah  |  February 12, 2010 at 12:27 pm

    Subhanallah. Postingan yang ini membuat semangat berkobar lagi.

    ayoo kobarkan semangat..^^

    Reply
  • 24. cempaka  |  June 18, 2010 at 5:25 pm

    wow.. nice post mbak ^^

    hmm…. i like it ^^,,,,, Jadi asing?? siapa takuddddd

    Reply
  • 25. althaf lathifah  |  June 23, 2010 at 5:26 pm

    asslmkm wr. wb.
    trs brjuang hamba2 Allah SWT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,959,459 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Nasi Merah goreng cabe rawit spesial pake telor.

#nasigoreng #berasmerah #friedrice #menu #enyakenyak #nomnom #simplemenu #instafood #foodporn Ternyata setelah berhasil menguasai mobil, belajar motor itu jadi lebih mudah.

Aku udah bisa menaklukkan motor bebek manual ini, alhamdulillaah.. Dulu, diajari pake motor matic berulang kali, ga bisa-bisa. Setelah berhasil nyetir mobil, diajari sekali aka pake motor ini, langsung bisa ngacir.. Yaah.. Dengan prestasi, jatuh dua kali hehehe.. Hidupku jadi lebih normal sekarang, ga jalan kaki lagi n ngandelin sopir angkot.. :)) #motor #motorbebek #honda #belajarmotor #motorcycle #indonesiantransportation #me #experience #excited 
@munaayazid

%d bloggers like this: