Membelah Gunung Batu

February 6, 2010 at 5:50 am 26 comments

Terkadang hangat… seringnya dingin, kirain musim dingin akan segera berakhir, dan dua hari ini dinginnya ruaaarr biasaaaa… !!

Setelah seharian dipeluk oleh hawa dingin di Buraidah, sorenya aku memutuskan untuk berpetualang saja ke gurun pasir bersama hubby, barangkali saja dingin ini bisa terabaikan sesaat…🙂

Tekad sudah bulat… pokoknya harus berpetualang!!

***

Keluar ke halaman rumah disambut dengan bunga rumput arab yang ceria, walau mungil, namun keknya dia begitu menikmatimusim dingin ini… Keep up on your big spirit, lil flo…^.*d

Hubby ada perlu dengan temannya… sambil nunggu, iseng kufoto pemandangan ini, lihat tuuh… pohon di saudi suka digunduli ma dinas tata kota… Mereka keknya ga seneng pohon rindang dech…. Begitu gondrong dikit, langsung main gundul, dengan beraneka ragam bentuk, kek misalnya bentuk LOVE atau yang kek di gambar ini…^^

***

Akhirnya…. mobil kami meluncur ke arah luar kota, tuk memulai  petualangan ini…

Ada pembaca yang nanya, kok selama postingan petualangan ga ada gambar POM bensinnya… Nie sunflo kasih lihat… Di sepanjang jalan banyak terdapat POM bensin… jadi jangan khawatir kehabisan bensin di jalan… kecuali di gurun yang emang ga ada penduduknya…

Seliter besin harganya Rp 1.500,00 … murah kan??  Kalo solar sekitar Rp 800,00/liter

POM bensin akan tampak indah di malam hari, kalau siang hari mah jelek banget… masih kalah ma POM bensinnya Pertamina dech…

***

Sebenarnya ketika sampai di perempatan lampu lalu lintas menuju luar kota, pandanganku tertuju di sebuah bengkel yang terletak di sebelah kanan jalan, pingin motret tapi ga kesampaian… Mereka sedang membuat keramik dari batu alam, kek marmer gtu…. mengkilap banget, batunya gede-gede dan warnanya coklat. Aku dan hubby sempat bertanya-tanya, darimana mereka mendapatkan bahan baku tersebut yaa?? Ternyata terjawab dalam perjalanan petualangan kami di bawah ini….

***

Kami melewati perkampungan, sore itu banyak anak dan pemuda yang sedang bermain sepak bola, sepanjang jalan yang kulalui, aku menjumpai 3-4 kelompok anak-anak yang bermain sepak bola di lapangan pasir pinggir jalan… Benar-benar sore yang ceria… ^^

***

DILEMA …

Persimpangan jalan ini yang membuat kami dilema, mo terus? ke kanan? ke kiri? atau balik ke belakang? Sebenarnya tujuanku adalah ke gurun pasir, sehingga kami harus balik ke belakang, mutar arah. Namun hubby pinginnya ke kiri…

Tapi……………………

Pandanganku tertuju pada papan nama di pinggir kanan seberang jalan depan… Lurus terus, ke Taman Nasional Al Qasim… Lanjuuuutttt… Dan ‘sang sopir’ menyetujui pula... *.^

***

Sepanjang jalan aku bertanya-tanya, kek apa sih taman nasionalnya??? Pikirku yang kek di Indonesia atau bahkan di Grand Canyon, USA sana… :mrgreen:  … ngimpi kaliiii….

Namun semakin melaju semakin kurasakan nuansa artistik daratan saudi di sini. Kalau di Buraidah, kami sering menjumpai gurun pasir, namun di sini kami jumpai gurun berbatu kuning gading… dan jalan di depan itu sangat artistik… kek jalan di indo yang belak-belok…

Pada belokan semakin kulihat relief perbukitan batu yang menunjukkan alur-alur alami karena gerusan angin kencang gurunnya…

Waw… Subhanallaah… Nie dia gunung batu yang dibelah menjadi jalan, friends!! Kek berjalan di antara dua dinding nie…

Tuh Lihaaatttt….

Kek dinding kan?? Hmmm… rupanya, batu gunung ini yang menjadi bahan baku pembuatan keramik batu alam dan …. semen!!

Bener-bener …. gurun batu meluluuuu….^^

Tuh gambar pabrik semen Al Qasim, sebelah kiri adalah pabriknya, yang kanan adalah perkantorannya… Jauh dari keramaian penduduk…

***

Semakin melaju ke depan…

Jalanan semakin sepi, jarang mobil yang lewat… Jadi deg-degan jugaa… :mrgreen:

Subhanallaah… itu bukit batu yang mulus… di tengah gurun tandus nan sepi…

***

Setelah melalui suasana mencekam, akhirnya…

Ada tanda-tanda kehidupan juga… Kami menjumpai perkampungan, kek kota kecamatan, namanya At Tharfiyah…

Di depan kampung itu, terutama papan nama itu menunjukkan lokasi bahwa inilah area Taman Nasional Al Qasim…

Huuuupfh… jangan harap menjumpai pepohonan dan air terjun kek di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dech… Masih ajeg gurun melulu….😦

***

Tapi emang ada keistimewaanya kurasakan…

Sepanjang jalan kulihat banyak kemah dengan unta-untanya… ciri khas pemandangan gurun, mengingatkan budaya asli arab jadul, nomaden… alias berpindah-pindah dan berumah dalam tenda… kemping gtu loh…

Tekstur dan relief daratannya yang kurasakan indah juga… artistik khas gurun punya… Subhanallaah…

***

Semakin jauh melaju, sepinya jalan semakin kentara….

Dooohhh, kalau diturut jalan ini terus… kami bakalan nyasar ke Kuwait tuuh… 3-4 jam dari tempat motret ini… ^^ akhirnya kami memutar haluan tuk kembali menuju Buraidah..

Hohoho… Lihat gembala kambing tuuh…kebiasaan yang dilakukan oleh orang Arab Badui…

Di kejauhan sana kulihat banyak tenda, sesekali ada mobil-mobil padanya dan anak-anak yang berlarian… Inilah yang disebut dengan BAR atau daratan… Orang-orang kota suka sekali refreshing di sini, kemping, nyalain api unggun, makan-makan bersama keluarga dan teman, tak lupa ngopi sambil ngobrol ngalor ngidul…:mrgreen:

Hmmm… pantaslah disebut Taman Nasional yang perlu dilindungi kelestariannya mungkin… bener-bener ga ada perumahan penduduk… Hanya bangunan-bangunan tertentu yang memang harus jauh dari keramaian orang…

Hihihi…:mrgreen: … ketika kami berbelok arah dan menuju pulang, ketemu lagi ma ‘para’ kambing tadi yang sudah nyeberang jalan…

***

Mentari dah mulai tenggelam…

Senja mulai membayang perlahan malam datang menjelang….

Bangunan dengan lampu sayup-sayup di kejauhan itu adalah penjara… Pantaskan bila jauh dari keramaian?? Aku ga berani motret dari depan… Penjaganya itu looh…. suuueerrreeeemmm…. ^^

***

Gunung batu kembali kami belah… ^^

Matahari mulai mengantuk…

Bersiap tidur di ufuk barat… Gelap mulai terasa…

Mana jalanan gak ada lampunya lagi!! Wahh… gimana kalau kemalaman?? Gak ada warung makan juga…kek jalur pantura Jawa… :mrgreen:

Akhirnya kami tiba kembali di Buraidah saat maghrib tiba, numpang shalat di rumah teman, dan kembali ke rumah… masih dalam pelukan hawa dingin Saudi… masih kerasa sampai sekarang, mungkin suhu yang tercatat sekitar 8-10 derajat celcius yaa… Bbbbbrrrrrrrrrr…

Lil yellow flo juga mulai mengatupkan matanya di malam hari… istirahat… zz..zzz….z.zz..zzzzz…… Agar esok dapat kembali ceria menjalani hidupnya sesuai dengan masanya…🙂

Bagaimana dengan kita??

Entry filed under: kisahku di saudi. Tags: .

Al Ghurabaa’ (Orang-orang Asing) Jika Sunflo Bikin Bakso

26 Comments Add your own

  • 1. setitikharapan  |  February 6, 2010 at 8:15 am

    Assalamu’alaikum mbak
    Hmm..akhirnya dapet pertamaxx juga

    Wah seru tuh perjalannanya, apalagi ditambah bisa belah gunung batu, keren…

    wa’alaikumussalam, alhamdulillaah selamat ya

    Reply
  • 2. abrus  |  February 6, 2010 at 8:16 am

    Sunflo (postingannya belum saya baca) …😦 –> … berpetualang saja ke gurun pasir bersama hubby – barangkali saja dingin ini bisa terabaikan sesaat??…🙂
    Ya iyalah … kalo duaan – ya angettttt … suit suuiiitttt … hihihi (kabuurrrrrr ….😛

    Reply
  • 3. nakjaDimande  |  February 6, 2010 at 9:01 am

    Bunga rumput di arab memang cantik-cantik ya sunflo.. bundo dulu pernah juga motret bunga rumput dipinggir jalan sana. cantik dan beraneka warna.

    iya bundo, apalagi pas musim dingin ini, warna warni di taman kota…^^

    Reply
  • 4. bintangtimur  |  February 6, 2010 at 9:50 am

    Hihihihi…masih ajeg gurun melulu…Sunflo, mereka sangat konsisten dengan padang pasir, jadi biarpun jalan menuju Taman Nasional, yang harusnya identik dengan pohon dan bunga (namanya aja taman…), mereke tetep keukeuh sama pemandangan gurun…😛
    Ceritanya seru nih, saya jadi nggak pe-de kalo mau nulis cerita perjalanan di blog saya…mana saya nggak pernah foto-foto lagi…pppfffff😦
    Oya, bunga yang lagi tidur itu………..zzzzzzzzzzzzz….lucu banget deh!

    pede aja sih sis… kan seru juga tuh ke singapuranya…^^

    Reply
  • 5. Mamah Aline  |  February 6, 2010 at 9:55 am

    jalanan sepi… pohon rindangnya gak gaagn banyak penduduk* tapi yang amazing tuh gunung batu yang dibelah dua, kebayangnya sih kita gak perlu muter dan mesti jalan berkelok seperti di indonesia, luar biasa berada diantara dua dinding batunya

    iya jeng, alhamdulillaah mantabz ^^

    Reply
  • 6. Makna Hidup  |  February 6, 2010 at 1:32 pm

    Assalamu’alaikum,
    Semoga Allah senantiasa melimpahkan kebahagiaan dan keberkahan-Nya buat miss Sunflo dan keluarga, Amin. Alhamdulillah saya jalan-jalan lagi di Negeri Saudi dan sangat menyenangkan walaupun hanya jejak perjalanan Saudaraku ini…hmmmm sangat menyedihkan bukan aku yang melakukan perjalanan langsung..!!! Tapi aku senang karena ada miss Sunflo yang mengupas alam dan kehidupan disana, terimakasih Saudaraku! Dan teruslah berbagi dengan kami!
    Ada yang mau saya tanyakan nih miss Sunflo, dari setiap jepretan fotonya, kok aku belum pernah lihat foto pengendara motor ya atau ojeg gitu lho..he..he..? Kalau buat touring dengan motor kayaknya enak ya walaupun siap-siap dengan udara puuuuuaaanasnya….
    Semoga Allah selalu menyertai langkah miss Sunflo dan keluarga, Amin.

    wa’alaikumussalam… di sna 99% mobil yg ada zap, motor mah cuma sedikit, paling org2 ajnabi yg pake itupun jenis motor matic, kagak ada ojeg zap, adanya taksi atau kalau mau naik unta…:-P

    Reply
  • 7. mandor tempe  |  February 6, 2010 at 3:16 pm

    Perjalanan yang sangat mengesankan, jalanan sepi dan foto-foto langit padang pasir yang eksotis. Laahh kapan saya ke sana ya

    alhamdulillaah indah pak…^^

    Reply
  • 8. sauskecap  |  February 6, 2010 at 5:27 pm

    bunganya lucu, bisa tidur juga… kok jalanan rasanya sepi sekali….

    ini jalanan luar kota ri..

    Reply
  • 9. accan  |  February 6, 2010 at 8:01 pm

    poto yang bagus,,
    🙂

    Reply
  • 10. sunarnosahlan  |  February 6, 2010 at 9:08 pm

    berarti di Saudi bahan baku untuk pembuatan semen sangat melimpah ya

    iya pak

    Reply
  • 11. isil  |  February 6, 2010 at 10:14 pm

    foto nya keren mbak..
    apalagi pas matahari nya mulai terbenam…suka

    hehehee…

    Reply
  • 12. abrus  |  February 6, 2010 at 11:33 pm

    Wowww alangkah menyenangkan perjalanan Sunflo kali ini … walau dingin … tapi ehm … ehm … tetap anget …😆 …

    Truzzz … luar biasa serunya postingan ini … jalan raya disana ‘beda banget sama di Indo … misalnya Jakarta, tiap hari macet ceettttt … mobil2 (orang pengendara mobil) apalagi motor … SIBUK CARI JALAN – GAK PEDULI orang lain, SEROBOT SANA-SINI, YANG PENTING DAPAT JALAN …😦 … keadaan itu ‘kontras sekali dalam postingan ini … JALAN RAYA SEPI … MOBIL/KENDARAAN yang lewat SATU-DUA (MOTOR NOL BESAR –> sejatinya JALAN CARI MOBIL …😛

    alhamdulillaah di sana jalanan lapang brus…mantabz banget…

    Reply
    • 13. abrus  |  February 6, 2010 at 11:35 pm

      ralat, dalam postingan ini = disana (Saudi)

      Reply
  • 14. udienroy  |  February 6, 2010 at 11:38 pm

    Hmm jadi pengen merantau ke arab nih😀 Kayake indah tuh. tapi ngomong2 di arab mau kerja apa’an? mau jadi tki hehe takut ah. Di indo aja deh hehe

    iya di indo aja…^^

    Reply
    • 15. gondrong riadh  |  July 10, 2010 at 2:33 pm

      emang saudi bikin orang tergiur,apa aja bisa kesampaian tapi sayang klo liat sifatnya orang sana suka bikin enek ama emosi, orangnya sombong sombong, maunya dihargain tapi gak mau hargain, mungkin masih ada keturunananya abu jahal and abu lahab kali ya jadi orangnya sok sok, trus disana juga hukumnya hanya buat orang sana walau kita yang benar, itu aku ngrasain sendiri loh.

      Reply
  • 16. yani  |  February 7, 2010 at 2:31 am

    sepi nian jalanan di luar kota itu..menyeramkan ya..padahal masih siang. mba sunflo enak ada mobil yg bisa dibawa kemana2, kalo di sini aku harus naik kendaraan umum, ya iyalah mahasiswi mana bisa punya mobil, hihi…
    asyik ya ada bukit batu di belah. kalo di sini bukit bukan batu yg dibelah untuk terowongan jalan tol. jadi atas-kiri-kanan bukit. keren juga siy.

    share pics nya doong…^^

    Reply
  • 17. Kakaakin  |  February 7, 2010 at 5:53 pm

    Membelah gunung batu… Kayak judul Film silat gitu:mrgreen:
    “jurus membelah gunung batu…ciat..ciat..ciat…” Hehehe…
    Seru banget perjalanannya… benar2 perjalanan, gak pake singgah kemana2 gitu ya🙂

    kagak kin, kecuali ke pom bensin…^^

    Reply
  • 18. bintangtimur  |  February 7, 2010 at 9:40 pm

    Halo…halo…halo…
    Tok, tok, tok, posting barunya ada…?
    Sunflo…udah dua kali berkunjung nih, pasti lagi liburan ya😛

    ya sis, beside, nyiapin postingan baru…^^

    Reply
  • 19. bintangtimur  |  February 7, 2010 at 9:42 pm

    Hehehehe, kayaknya kita papasan di ‘udara’ deh…😉
    Di blog saya ada kunjungan dari Riyadh, jadi ge-er dikunjungin Sunflo deh…!

    pokona yang bendera ijo tuh sunflooo… :mrgreen:

    Reply
  • 20. Desri Susilawani  |  February 8, 2010 at 1:29 pm

    mantep mbak….syapa tau suatu saat kebagiab ngajang ke sono…jadinya ga akan nyasar deh

    yuuuu’…

    Reply
  • 21. wi3nd  |  February 8, 2010 at 3:22 pm

    bun9a rumputna cantik yah?

    malah kaya bun9a beneran🙂

    duuch pemandan9annya subhanalloh indah,9unun9 batuna dari aju malah kaya 9undukan pasir ato 9urun pasir

    kereenn..

    Reply
  • 22. adelays  |  February 8, 2010 at 4:01 pm

    Menunggu Sunflo pulang dari membelah gunung batu, si kecil bunga matahari sudah tidur dikala adzan maghrib bergema.

    Reply
  • 23. Dan (TlsnKhdpn)  |  February 8, 2010 at 5:16 pm

    terima kasih ya laporannya, serasa ikut jalan-jalan.

    Semoga ALLAH selalu menjaga Mbak sekeluarga.

    aamiin

    Reply
  • 24. mr psycho  |  February 8, 2010 at 11:49 pm

    foto2nya keren2 sis, btw rumput arab mirip sunflower tuh hehehe PS:mood nulis lagi hilang nih,kacau deh,kehabisan waktu untuk grup di fb kali ya

    Reply
  • 25. bundadontworry  |  February 9, 2010 at 7:50 am

    selain kaya dengan minyak, ternyata Saudi juga kaya akan bahan baku semen ya Mbak.
    salam.

    ya bunda…

    Reply
  • 26. nurulizzah99  |  October 29, 2010 at 5:29 pm

    Subhanallah……..asyik bangeet. doain ya mbak, Allah swt kasih kesempatan bwt aku n keluarga tuk bisa ke sana juga. Bwt haji, umroh, n jalan2………..he he ….. pengen banget………..

    aamiin semoga Allah mudahkan jalannya ya de…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 3,960,791 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 393 other followers

Like My Site

FP NOVI NOUF

Instagram NoviNouf

Kalo ini buat kajian tahfizh tahsin pagi ini.
#milkypudding #pudingsutrabuah #pudingbuah #fruitpudding #dessert #jumatbarokah #blessedfriday #instapic Milky silky pudding fruit buat pagi ini.. #pudding #pudingsusu #pudingbuah #dessert #cucimulut #seger #enyakenyak #fresh #fruit

%d bloggers like this: