Rebon Udang Kering ala Novi

February 16, 2014 at 9:22 am 1 comment

Besok mertua n suamiku mo umrah.. Aku jadi ingat sama ponakan nemu gedeku yang lagi kuliah di Universitas Islam Madinah, Musa Yazid Attamimy.

Iseng aku tawari dia, pingin dibawain apa dari cirebon.. Salah satu yang dia suka adalah rebon a.k.a udang super duper cilik-cilik..

Meski aku rada heran dengan demenan doi itu.. Secara aq masih suka galau untuk menghilangkan aroma khas rebon yang bikin aku salah tingkah kurang nyaman.. Dan aq pikir kurang ada variasi resep masakan rebon yang awet dan tahan lama.
Paling demen aku masak rebon basah dalam bentuk pepes. Bisa dibayangkan kan pepes yang nota bene masakan basah berhari-hari dalam perjalanan menuju saudi.. Apa kata dunia Musa ntar?? 😦

Sepakat kami (aku n mertua, nenek Musa) beliin Musa rebon kering, biarlah dia masak sendiri mahluk-mahluk itu sesuai keinginan dia di sakannya.

Eh, ternyata kata doi, ada peraturan baru bahwa dah ga boleh lagi masak di sakan. Kalo masak air masih dibolehkan.

So, aku berinisiatif untuk mengolah rebon itu sehingga siap saji saja.

Berhari-hari aku memikirkan, mo diolah kek gimana nie rebon? Secara resep yang aku mintakan pada pak dhe google ga menarik menurutku.

Galau juga neh.. Secara waktu dah semakin mendesak..

Dan.. Alhamdulillah.. Saat di dapur, aku dapatkan ide itu!! 😀

Aku goreng rebon kering itu sampai kering. Sayang rebonnya adalah rebon kering yang diasinin. Aku saranin, pake rebon tawar ajah. Digoreng ampe kering. Tiriskan dan sisihkan. Btw, boros minyak.neh.. 😐

Terus aku irisin tipis-tipis bumbu berupa:
Bawang merah, bawang putih, cabe merah ijo, n daun jeruk. Tambahkan daun salam, terus ditumis sampe kering.

Then, aku masukkan rebon kering keriuk itu ke dalam tumisan bumbu. Tambahkan gula, karena udah asin, so ga aku kasih garam, n penyedap rasa.

Setelah kematangannya cukup, kemudian aku tiriskan minyaknya pakai kertas tisu.

Jadi deh.. Kek gini nie:

image

Rebon udang kering ala chef Novi.. :mrgreen:

Saran penyajian: dimakan pake nasi yah.. Nasi yanget lebih nikmat deh..

InsyaAllah rasanya OK deh! Buktikan.. 😉

Semoga bisa tersampaikan ke Musa dengan selamat n bahagia si rebon ini beserta kroni-kroni pesenan lainnya..

Maklumlah.. Aku juga bisa merasakan betapa kangennya ponakan nemu gedeku itu terhadap kuliner kampung halamannya..

Selamat menikmati, yah ponakan.. Semoga seneng n sesuai di lidah rasanya.. 🙂

****

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , , , , , , , .

Sebuah Hadiah dari Istana Negara Keranjang Air Mineral Gelas Hias Flanel

1 Comment Add your own

  • 1. Aisyah As-Salafiyah  |  February 24, 2014 at 12:07 pm

    Assalamualaikum mbak Novi.. masya Allah, baru main lagi kesini, o ya baru tau kak Musa itu keponakan mbak Novi, waktu itu ia pernah dateng ke acara pernikahan temen abiku di Tazkia..
    Dunia ternyata sempit ya mbak Novi, pengen banget deh ketemu sama mbak langsung.. 🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blogger

NOVI dengan nama pena SUNFLO ... ^^ Silahkan ambil yang bermanfaat dari sini, tanpa harus meninggalkan jejak atau komentar, kalau mau copas, silahkan, tapi harap yang bertanggungjawab...

sunflo’s Calendar

sunflo’s posting

February 2014
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

Translate My Blog

Translate this blog into different languages...
العربية
english
Français
हिन्दी

Archives

Blog Stats since August '09

  • 4,141,922 hits

sedang ada di kebun sunflower

”amung

visitors traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 395 other followers

Instagram NoviNouf

Saat anakku tak dapatkan ranking..
.
.
Terdiam.. Antara nafsu, kecewa.. Dan akal sehat, apapun dia tetap anakku yang terpinter dlm atmosferku.
.
.
Dan aku ingin membiasakan diriku dengan 'ordinary'..
.
.
Biarlah dia jadi anak biasa, anak-anak pd umumnya dengan potensi dan kemampuannya. Menikmati masa kecilnya dengan apa adanya.
.
.
Tidak seperti diriku. Hampir sebagian besar masa studiku kuisi dengan persaingan. Harus jadi yang 'ter'.. Dan, jujur.. Aku 'ter'siksa. Nilai kecil sedih.. Ranking diserobot teman, ilfilnya berhari-hari, menyandang beban penilaian orang agar selalu jadi 'good kids'. .
.
Setelah dewasa.. Apa yang aku dapatkan dari 'ter' tersebut? Uang, harta, materi, jabatan, kekuasaan??
.
.
Ternyata 'ter'ku selama ini tak lebih dari hawa nafsu, riya', 'ujub dan sum'ah mungkin.. Aku jaya di masaku, dengan puja puji, setelah berlalu masa, orangpun melupakanku.
.
.
Lalu apa yang kubanggakan? Kemana dulu mereka yang memuji dan memujaku? Aku dapat apa? Ternyata 'ter' itu fana.. Sekejap mata, tergantikan oleh mereka yang 'ter' lainnya..
.
.
Anakku.. Jadilah apa adanya dirimu dengan potensi dan kemampuanmu. Apapun dirimu, kau tetaplah kebanggaanku, amanahku yang harus kusyukuri dan kurawat.. What ever you are.. I love you.. Rencana aku mau nyoba produsen lain, sedaerah denganku. Tah kenapa, 2 kali komen, dia ga bales aku. .
.
Yo wes.. Aku ga mau repot, pesen aja lagi ke @ivn_design .. Orangnya ramah n menghormati customer. Gambarnya juga bagus-bagus, print outnya juga jelas.. Rejekimu dah, Gan..
.
.
Makasih ya atas bantuannya..
.
.
#walldecore #homedecore #hiasandinding #hiasandindingmurah

%d bloggers like this: